oleh

Lapas Rajabasa Gelar Apel Rutin Tamping wujud kan Ke displinan dan Tanggung jawab Warga Binaan

banner 468x60

Bandar Lampung,-Nanratu.id.
Lapas Kelas I Bandar Lampung melaksanakan apel tamping secara rutin setiap hari sebagai bagian dari upaya meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap positif Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Lapas Kelas I Bandar Lampung, Kamis (17/9).

Apel tamping diikuti oleh Warga Binaan yang mendapatkan tugas sebagai tamping. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk memberikan arahan sekaligus mengingatkan kembali pentingnya disiplin dalam menjalankan tugas dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan.

banner 336x280

Bertindak sebagai pembina apel, Kasi Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ibu Anggun Cici Rafila, menyampaikan bahwa tamping memiliki peran penting dalam membantu pelaksanaan berbagai kegiatan di lingkungan Lapas.

“Tamping harus bisa menjadi role model bagi Warga Binaan lainnya. Untuk itu, saya mengingatkan agar selalu disiplin, semangat dalam menjalankan tugas, menjaga sikap, serta dapat menjadi contoh yang baik di lingkungan Lapas,” ujar Anggun.

Menurutnya, tugas sebagai tamping bukan hanya sebatas membantu petugas dalam kegiatan tertentu, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembinaan. Melalui tugas dan tanggung jawab tersebut, Warga Binaan dilatih untuk membangun kedisiplinan, rasa tanggung jawab, kerja sama, serta kepercayaan diri.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ibu Ike Rahmawati, menyampaikan bahwa apel tamping merupakan kegiatan yang perlu dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari pembinaan.

“Apel tamping menjadi momentum untuk memberikan arahan dan memastikan setiap tamping memahami tugas serta tanggung jawabnya. Kepercayaan yang diberikan harus dijaga dengan kedisiplinan dan perilaku yang baik,” ungkap Ike.

Ike menambahkan bahwa setiap proses pembinaan di Lapas diarahkan untuk membentuk Warga Binaan agar memiliki sikap dan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Bapak Gatot Suariyoko, menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan salah satu nilai penting dalam proses pembinaan Warga Binaan.

“Menjadi tamping adalah sebuah kepercayaan sekaligus tanggung jawab. Karena itu, kami berharap para tamping dapat menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan tetap menjaga tata tertib. Jadikan tugas ini sebagai proses belajar untuk menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab,” ujar Gatot.

Pelaksanaan apel tamping secara rutin diharapkan dapat menjaga semangat dan kedisiplinan Warga Binaan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas I Bandar Lampung dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, terarah, dan berkelanjutan.(*)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed