oleh

Prof Rudi Resmi Mendaftar Calon Rektor Unila 2027–2031, Kenakan Peci Tapis dan Dijuluki “Si Kancil dari Unila”

banner 468x60

Bandar Lampung (Nanratu. id) — Prof. Rudi resmi mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Universitas Lampung (Unila) untuk periode 2027–2031. Pendaftaran tersebut menjadi perhatian karena Prof. Rudi hadir dengan mengenakan peci tapis khas Lampung, sebagai simbol penghormatan terhadap budaya dan identitas daerah Lampung.

Dalam proses pendaftaran, Prof. Rudi didampingi dua tokoh yang turut memberikan dukungan, yakni Elsa Syarif dan Parhat Abas.

banner 336x280

Penampilan Prof. Rudi dengan peci tapis memberikan pesan tersendiri bahwa kepemimpinan perguruan tinggi tidak hanya berbicara mengenai kapasitas akademik dan manajerial, tetapi juga mengenai penghargaan terhadap nilai-nilai budaya serta identitas daerah.

Parhat Abas dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap Prof. Rudi. Ia bahkan memberikan julukan khusus kepada akademisi tersebut sebagai “Si Kancil dari Unila”.

“Prof Rudi ini kami melihat sebagai sosok yang cerdas, lincah, tenang, dan mampu membaca situasi. Karena itu saya menyebut beliau sebagai Si Kancil dari Unila,” ujar Parhat Abas.

Menurut Parhat, julukan tersebut bukan dalam pengertian negatif, melainkan menggambarkan kecerdikan, kelincahan berpikir, kemampuan membaca persoalan, serta strategi Prof. Rudi dalam menghadapi berbagai dinamika di lingkungan akademik.

Sementara itu, kehadiran Elsa Syarif dalam pendampingan pendaftaran turut menjadi perhatian. Elsa dikenal sebagai advokat senior dan tokoh hukum yang selama ini memiliki kiprah di tingkat nasional.

Dengan resminya Prof. Rudi mendaftarkan diri, persaingan menuju kursi Rektor Unila periode 2027–2031 semakin menarik untuk dicermati. Kontestasi tidak hanya akan mempertemukan gagasan dan rekam jejak akademik para kandidat, tetapi juga visi mereka dalam membawa Unila menghadapi tantangan pendidikan tinggi ke depan.

Prof. Rudi sendiri diharapkan dapat menyampaikan visi, misi, serta program strategisnya secara terbuka kepada sivitas akademika Unila selama proses pemilihan berlangsung.

Peci tapis yang dikenakannya saat mendaftar pun menjadi simbol tersendiri: seorang putra akademik Unila yang ingin membawa identitas Lampung sekaligus semangat perubahan ke dalam kepemimpinan universitas.

Dengan pendaftaran ini, Prof. Rudi resmi menjadi salah satu kandidat dalam kontestasi Pilrek Unila 2027–2031, yang ke depan akan menjadi perhatian besar sivitas akademika dan masyarakat Lampung.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *