oleh

Reagen KETUM BRN: Pergantian Menkeu Harus Didukung, Pemerataan Keuangan Daerah Jadi Perhatian

banner 468x60

JAKARTA, (Nanratu.id) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

banner 336x280

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode 2024–2029. Sebelumnya, Suahasil Nazara menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Pergantian Menteri Keuangan tersebut mendapat respons positif dari Ketua Umum Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Regen. Ia menilai pergantian pejabat dalam pemerintahan merupakan bagian dari kewenangan Presiden dan perlu didukung sepanjang ditujukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan serta kepentingan masyarakat.

“Pergantian Menteri Keuangan ini harus kita dukung. Bapak Suahasil Nazara bukan sosok baru dalam pengelolaan keuangan negara. Pengalaman beliau sebagai Wakil Menteri Keuangan tentu menjadi modal penting untuk memahami berbagai persoalan fiskal nasional maupun daerah,” ujar Reagen.

Menurut Reagen, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian Menteri Keuangan yang baru adalah penguatan hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk memastikan hak-hak keuangan daerah dapat dikelola dan disalurkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Banyak kepala daerah selama ini menyampaikan berbagai persoalan terkait pengelolaan dan penyaluran keuangan daerah. Karena itu, kami berharap di bawah kepemimpinan Pak Suahasil, komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin baik, sehingga berbagai persoalan fiskal yang dirasakan daerah dapat dicarikan solusi secara objektif dan adil,” katanya.

Reagen juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan dan pengelolaan anggaran yang transparan agar manfaat kebijakan fiskal dapat dirasakan masyarakat secara luas.

“Kami berharap kebijakan keuangan negara tidak hanya dilihat dari sisi angka dan target APBN, tetapi juga bagaimana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di daerah. Pembangunan harus berjalan secara merata dan anggaran negara harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

PENGALAMAN PANJANG DI BIDANG KEUANGAN

Suahasil Nazara memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan kebijakan fiskal dan keuangan negara. Sebelum dipercaya sebagai Menteri Keuangan, Suahasil menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan sebelumnya juga pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.

Dengan pengalaman tersebut, Suahasil dinilai memiliki pemahaman mengenai berbagai aspek kebijakan fiskal, mulai dari penyusunan anggaran, pendapatan negara, belanja pemerintah, hingga hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Usai dilantik, Suahasil menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan agar pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat, kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga menegaskan komitmen untuk menjaga defisit APBN tetap berada di bawah batas 3 persen.

Bagi BRN, Reagen berharap pengalaman panjang Suahasil di bidang keuangan negara dapat menjadi kekuatan dalam menjaga stabilitas fiskal sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan di seluruh daerah.

“Harapan kami, Menteri Keuangan yang baru dapat bekerja secara profesional, transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Stabilitas APBN penting, tetapi pemerataan pembangunan dan keadilan dalam pengelolaan keuangan negara juga harus menjadi perhatian,” pungkas Reagen.”(red)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *